METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF REVIEW ARTIKEL 2-PERTEMUAN 2

  METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF

REVIEW ARTIKEL 2-PERTEMUAN 2


Allysa Hafsah Hafidhah | 250321826598 | Offering A25

Topik : Penelitian kualitatif dan kuantitatif: Karaketeristik, kesamaan dan perbedaan, contoh-contoh desain penelitian untuk masing-masing pendekatan.

Judul Artikel : Implementation of STEM Learning with a Scientific Approach to Improving Critical, Creative Thinking, and Learning Outcomes

Penulis : Yeti Komalasari, Minulya Eska Nugraha, Sudarman Danim, Ahmad Zabidi Abdul Razak (DOI: 10.15294/jpii.v13i2.3320Read Journal in Here

Tahun Terbit : 2024

A. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh, korelasi, serta peningkatan kemampuan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan hasil belajar para taruna (cadet) Aviation Rescue and Fire Fighting dalam mata kuliah Pertolongan Pertama melalui penerapan pembelajaran STEM dengan pendekatan saintifik.

B. Metode Penelitian

Metode penelitian yang diterapkan dalam studi ini menggunakan pendekatan eksperimen dan analisis korelasi. Penelitian eksperimen berfokus pada pengujian dampak serta peningkatan hasil, sedangkan analisis korelasi dimaksudkan untuk mengidentifikasi pola hubungan antarvariabel yang diteliti. Desain yang digunakan adalah kuasi-eksperimental, karena peneliti tidak sepenuhnya mampu mengendalikan semua variabel yang berpengaruh. Penelitian ini menggunakan total 16 instrumen, yang terdiri atas empat instrumen untuk mengukur pembelajaran STEM dengan pendekatan saintifik, empat instrumen untuk menilai peningkatan berpikir kritis, empat instrumen untuk mengevaluasi berpikir kreatif, dan empat instrumen untuk mengukur hasil belajar.

Berdasarkan karakteristik metode, penelitian ini termasuk dalam kategori kuantitatif, sebab data yang dikumpulkan bersifat numerik, dianalisis secara statistik (misalnya dengan uji MANOVA, skor N-gain, dan uji korelasi), serta berorientasi pada pengukuran hubungan dan pengaruh antarvariabel.

C. Hasil Penelitian

Temuan penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh serta korelasi yang signifikan antara penerapan pembelajaran STEM dengan pendekatan saintifik terhadap kemampuan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan hasil belajar peserta didik pada mata kuliah Pertolongan Pertama (First Aid). Sampel penelitian terdiri atas 45 peserta didik (cadet). Hasil uji MANOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,032 < 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Analisis skor n-gain menunjukkan bahwa pada kemampuan berpikir kritis, 16 taruna berada pada kategori sedang dan 7 taruna pada kategori tinggi. Pada kemampuan berpikir kreatif, 17 taruna berada pada kategori sedang dan 6 taruna pada kategori tinggi. Sementara itu, hasil belajar menunjukkan 15 taruna pada kategori sedang dan 8 taruna pada kategori tinggi. Uji korelasi menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang mengindikasikan bahwa hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Hal ini mengindikasikan adanya keterkaitan yang kuat antara STEM dengan hasil belajar, serta antara STEM dengan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, yang ditunjukkan melalui nilai signifikansi < 0,05 dan koefisien korelasi yang sangat tinggi (misalnya 0,994 dan 1,000). 

D. Implikasi dan Rekomendasi Penelitian Lanjutan

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran STEM dengan pendekatan saintifik berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan hasil belajar pada mata kuliah Pertolongan Pertama. Penerapan pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif sekaligus memperbaiki capaian hasil belajar peserta didik (cadet). Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran STEM dengan pendekatan saintifik berperan dalam mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi serta hasil belajar yang lebih baik. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi berupa informasi yang bermanfaat bagi pendidik dalam mengintegrasikan pembelajaran STEM berbasis pendekatan saintifik ke dalam praktik pengajaran.

E. Novelty

Keterbaruan penelitian ini terletak pada konteksnya yang unik, yaitu penerapan pembelajaran STEM dengan pendekatan saintifik pada taruna penerbangan dalam mata kuliah First Aid. Selama ini sebagian besar penelitian STEM dan pendekatan saintifik dilakukan pada siswa sekolah atau mahasiswa umum, sementara penerapannya dalam pendidikan vokasi penerbangan masih jarang diteliti.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF REVIEW ARTIKEL 1-PERTEMUAN 2

METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF REVIEW ARTIKEL 3-PERTEMUAN 3

PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN UNTUK MASYARAKAT REVIEW ARTIKEL 6-PERTEMUAN 7