METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF REVIEW ARTIKEL 13-PERTEMUAN 10

 METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF

REVIEW ARTIKEL 13-PERTEMUAN 10


Allysa Hafsah Hafidhah | 250321826598 | Offering A25

Topik: Statistik 3. Variabel, Statistik Deskriptif, Pemilihan dan Penafsiran berbabai Statistik Inferensial2)

Judul ArtikelDescriptive and Inferential Statistical Analysis of Expectations and Needs of Engineering Students and Graduates: A Case Study at the University of West Bohemia

Penulis: Bartłomiej Wróblewski dan Olesya Petrenko

(DOI: https://doi.org/10.1515/cercles-2022-2057)  

Tahun Terbit : 2022


A. Tujuan Penelitian

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan dan harapan penggunaan English for Specific Purposes (ESP) di kalangan mahasiswa dan lulusan Fakultas Teknik Mesin (FST) Universitas West Bohemia. Penelitian ini ingin menemukan perbedaan persepsi antara mahasiswa dan lulusan terkait keterampilan bahasa Inggris yang dibutuhkan di dunia kerja. Hasilnya diharapkan membantu memperbarui silabus kursus ESP agar lebih relevan dengan tuntutan industri teknik yang terus berubah. Penelitian ini juga bertujuan mengidentifikasi adanya miskonsepsi mahasiswa tentang situasi komunikasi profesional yang akan mereka hadapi setelah lulus.

B. Metode Penelitian

Kebaruan penelitian ini terletak pada perbandingan langsung antara kebutuhan bahasa Inggris mahasiswa dan lulusan teknik mesin, yang jarang dilakukan sebelumnya. Penelitian sebelumnya oleh Wróblewski & Petrenko (2021) hanya menganalisis kebutuhan mahasiswa tanpa membandingkannya dengan pengalaman nyata para lulusan. Dalam studi tahun 2022 ini, peneliti memperluas cakupan dengan melibatkan lulusan yang sudah bekerja untuk melihat kesenjangan persepsi antara dunia akademik dan dunia kerja. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi baru terhadap studi ESP dengan menyoroti pentingnya analisis kebutuhan berkelanjutan (continuous needs analysis) dalam menyesuaikan kurikulum bahasa Inggris teknik terhadap dinamika industri modern.

C. Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara ekspektasi mahasiswa dan pengalaman nyata lulusan dalam penggunaan bahasa Inggris di dunia kerja:

  • Lulusan lebih sering menggunakan bahasa Inggris dalam konteks profesional seperti menulis email formal, bernegosiasi, berdebat, berpresentasi, dan berpartisipasi dalam rapat dibandingkan yang diperkirakan mahasiswa.

  • Mahasiswa memiliki ekspektasi berlebihan terhadap frekuensi perjalanan bisnis internasional, sedangkan lulusan melaporkan hal ini jarang terjadi.

  • Keterampilan menulis akademik dan membaca analitis dinilai penting oleh lulusan, tetapi diremehkan oleh mahasiswa.

Analisis faktor mengungkap dua dimensi tersembunyi, yaitu Communicating Effectively dan Professional and Financial Growth, yang menunjukkan bahwa kemampuan berkomunikasi efektif berkorelasi positif dengan keberhasilan profesional dan ekonomi lulusan. Temuan ini memperkuat hipotesis bahwa mahasiswa belum memiliki pemahaman realistis mengenai kebutuhan bahasa di dunia kerja teknik.

D. Implikasi dan Rekomendasi Penelitian Lanjutan

Implikasi penelitian ini sangat penting bagi pengembangan kurikulum ESP di pendidikan tinggi teknik. Peneliti merekomendasikan:

  • Revisi silabus ESP agar lebih menekankan keterampilan komunikasi profesional, membaca analitis, dan penulisan teknis yang benar-benar digunakan di tempat kerja.

  • Melakukan tahap penelitian lanjutan berupa wawancara mendalam dengan mahasiswa, lulusan, dan calon pemberi kerja di sektor teknik untuk memvalidasi temuan dan memahami motivasi belajar bahasa Inggris.

  • Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya keterampilan bahasa yang relevan, serta meningkatkan kerja sama antara pengajar dan mahasiswa dalam pembelajaran bahasa.

Peneliti juga menegaskan bahwa pendidikan bahasa Inggris di tingkat universitas harus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan (SDG 4 UNESCO) dengan menyiapkan mahasiswa menjadi profesional global yang berwawasan luas.

E. Novelty

Kebaruan penelitian ini terletak pada perbandingan langsung antara kebutuhan bahasa Inggris mahasiswa dan lulusan teknik mesin, yang jarang dilakukan sebelumnya. Penelitian sebelumnya oleh Wróblewski & Petrenko (2021) hanya menganalisis kebutuhan mahasiswa tanpa membandingkannya dengan pengalaman nyata para lulusan. Dalam studi tahun 2022 ini, peneliti memperluas cakupan dengan melibatkan lulusan yang sudah bekerja untuk melihat kesenjangan persepsi antara dunia akademik dan dunia kerja. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi baru terhadap studi ESP dengan menyoroti pentingnya analisis kebutuhan berkelanjutan (continuous needs analysis) dalam menyesuaikan kurikulum bahasa Inggris teknik terhadap dinamika industri modern.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF REVIEW ARTIKEL 1-PERTEMUAN 2

METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF REVIEW ARTIKEL 3-PERTEMUAN 3

PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN UNTUK MASYARAKAT REVIEW ARTIKEL 6-PERTEMUAN 7